barusan nonton pilm ini di SCTV:
kisah sammi cheng yang jadi gemuk karena kebanyakan makan gara2 berpisah oleh kekasihnya yang sedang merantau. beberapa tahun kemudian kekasihnya kembali. dan dia tidak lagi mengenali sammi cheng yang saat itu telah menjadi gemuk.muncul tokoh andy lau -yang juga gemuk- yang secara kebetulan bertemu dengan sammi. sammi putus asa dan nekad mau bunuh diri dengan menceburkan dirinya dan mobil andi lau ke laut. untuk mencegah itu andy lau berjanji akan membantunya diet agar pacar sammi bisa mengenalinya lagi.akhirnya sammi diet di bawah pengawasan andy lau. bahkan di akhir program diet itu, andy lau rela bekerja menjadi kantong tinju manusia untuk membiayai perawatan diet sammi yang sangat mahal. dan waktu itu sammi tidak mengetahuinya. badan andy lau sampai babak belur dan giginya copot. dia tidak memperdulikan dirinya lagi, yang ada di pikirannya hanya "aku ingin membahagiakan sammi..."sammi pun menjadi langsing, dan dia menemui pacarnya lagi. tapi ternyata sammi tidak bisa mengingkari hatinya bahwa dia ternyata telah mencintai andy lau....
yup! ini hanya cerita drama biasa, ordinary film yang ceritanya sering kita temui di kehidupan kita. namun ada satu yang membuatku terkesan pada pilm ini
"membahagiakan orang lain tanpa berharap orang lain membahagiakan dirinya""jangan mengharapkan kebahagiaan dari orang lain, karena itu bisa menyakitkan""kebahagiaan sejati akan kamu dapat, jika kamu dapat membahagiakan orang lain tanpa syarat"
"I'll smile with your smile"
konsep yang selalu kupegang, tapi mengapa sulit sekali untuk dilakukan...