kemaren seperti hari2 biasanya. tapi aku merasa hari kemaren terasa buruk. bangun lumayan pagi, kerja di depan kompie, mendapat bimbingan pak choi, ngobrol dengan "teman" lama, dan "teman" baru, bercanda dengan teman2, kursus bahasa jepang, bercanda lagi, liat pilm, makan mie goreng dan kemudian tidur. hmmm... bukankah seharusnya menyenangkan? sepertinya begitu... tapi aku merasa masih ada sedikit ganjalan di dalam hati. yah... mungkin hanya perasaanku saja. perasaan yang mengatakan "tuh.. dia masih sembunyi".
ingin aku segera mencari sesuatu yang sekarang sedang sembunyi itu. tapi tampaknya susah. itu di luar jangkauanku, terlalu jauh..... dan kalaupun "sesuatu" itu semakin kucari, yang pasti akan semakin dalam dia bersembunyi. dan kalaupun kupaksakan mungkin aku takkan bisa menemukannya untuk selamanya.
sembunyi... bersembunyilah sampai kamu kamu sadar bahwa kamu tidak akan bisa bersembunyi untuk selamanya. entah aku, atau orang lain pasti akan menemukanmu. entah besok, lusa ataupun semester depan. tapi aku berharap aku yang menemukanmu, karena saat ini giliranku yang jaga. ha..ha..ha.. yang pasti aku tetap ingin melihat kejadian bersejarah itu. klo perlu akan kupinjam kamera EOS 10D milik paman si Aris untuk mengabadikannya ke dalam kertas. dan yang pasti aku akan berteriak "ketemuuuuu!"
"apa/siapa sih yang sedang sembunyi?" hmm.... aku sendiri tidak bisa menjawab itu. coba tanyakan teman-temanku sewaktu aku masih kecil. mereka kurang pandai bersembunyi, tapi mereka pencari yang handal. meski sampai saat ini baru satu orang yang berhasil menemukan tempat persembunyianku....
"tu.. wa.. ga.. pat.. ma.. nam.. ju.. pan.. lan.. luh..!" -herman, temanku di seberang-